oleh Saßitah Sûnyi pada 26 Maret 2011 pukul 22:37 ·
Bidadari...
Indah laun lambai sasmita seiring desah pawana
Rona terbayang menyapa kenang
Terista tertata
Kemudian rembihpun terlerai ketika pesona kirana penyulam asa sebentuk cita yang tak dapat tercipta
Elegipun mengendap, lantam mengisi sunyi
Mahadewi
Santun tutur sapa
Indah tersisa rasa pada tiap titian masa
Adalah pesona kirana serupa sempurna bianglala pada langit jumantara
Pun mungkin nanti yakinkan diri tuk menyapa sua,mahadewi swargaloka
Batari...
Teslukis binar indah dewi suralaya
Retak kebekuan hati
Hanya kemudian bulirkan ceritera usang; kenang rona yang tak mampu mengejawantahkan kesederhanaan rasa...akhir mengenyam nyilu
Berakhir entah...pun usai sudah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar