Rabu, 08 Februari 2012

Sajak Bening


oleh Saßitah Sûnyi pada 22 Februari 2011 pukul 15:56 ·
Dan ini sepertiga malam, hati meredam kelam. Desau angin lembut menjemput kabut. Mengerling pada reranting kering,pun tetaskan embun pada pepucuk daun... Sepi meletak sunyi. Laun kidung bersenandung ketika bening terlerai dari kelopak netra. Ada harap yang terucap; "wahai Engkau yang menggenggam nyawaku disela telapak jemari tanganMu...ampuni aku"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar