Rabu, 08 Februari 2012

Roman akal-akalan


oleh Saßitah Sûnyi pada 2 Agustus 2011 pukul 8:24 ·
Mungkin belum usai tuk kusulam rindu buatmu. Yang sesungguhnya sunguh, rindu itu seharusnya berlabuh pada hiasan dinding di tebing hatimu... Mungkin terlalu angkuh kulantangkan kata kangen buatmu. Hingga kau muak tuk beranjak lalu. Bahwa sesungguhnya sungguh kangen itu tercipta indah buat rasamu. Ya, hanya buat rasamu... Atau bahkan mungkinpun aku terlalu ria tuk memuja kata cinta. Sebab terlalu lama tak kunikmati senandung tembang asmaradana... Kini, kau beranjak pergi. Bersembunyi, tersenyum menatap sang sunyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar