Rabu, 08 Februari 2012

Sajak Pagi Buatmu


oleh Saßitah Sûnyi pada 8 Oktober 2011 pukul 22:19 ·
embun-embun masih bergelayut pada dedaun
kabut masih membias lembut memagut ranting-ranting
dan kicau burung kecil masih indah tuk lantunkan simfhoni pagi

mari sini duduk disini kekasih,
kita ulas kembali ceritera malam tadi,
yang belum usai tuk menata sanjak asmaradana

duduk disampingku kekasih, biar ku genggam jemari tanganmu
rasakan hangat tanganku,pun jua lalu kurasakan denyut nadimu...yang adalah denyut nadiku
sebab rasamu tlah mengalir dalam darahku

lihat mawar itu...
meranum bermahkota embun ( selayak senyum indahmu kekasih ) yang kan kupetik buatmu

sanjak ini memang belum usai buatmu

la'la

397

Tidak ada komentar:

Posting Komentar