oleh Saßitah Sûnyi pada 8 Oktober 2011 pukul 22:19 ·
kabut masih membias lembut memagut ranting-ranting
dan kicau burung kecil masih indah tuk lantunkan simfhoni pagi
mari sini duduk disini kekasih,
kita ulas kembali ceritera malam tadi,
yang belum usai tuk menata sanjak asmaradana
duduk disampingku kekasih, biar ku genggam jemari tanganmu
rasakan hangat tanganku,pun jua lalu kurasakan denyut nadimu...yang adalah denyut nadiku
sebab rasamu tlah mengalir dalam darahku
lihat mawar itu...
meranum bermahkota embun ( selayak senyum indahmu kekasih ) yang kan kupetik buatmu
sanjak ini memang belum usai buatmu
la'la
397
Tidak ada komentar:
Posting Komentar