oleh Saßitah Sûnyi pada 26 Mei 2011 pukul 2:14 ·
Dan
aku tak hendak melelah diri tuk mencari celah dinding tebing hatimu.
Sebab aku meyakinimu sebagai pendamping kepak sayapku; kelak... Dan saat
ini akupun belum mampu miliki hatimu. Sebab rasamu masih menyimpan
jelaga lara...biar kupinjamkan bahuku sebagai sandaran isak tangismu...
Kemudian nanti,saat helai-helai ilalang bersenandung sederhana serupa
tembang asmarandhana, kan kurangkaikan kata indah nan lembut hanya
buatmu dari kesunyian hati nan hening menyempurna bening; sajak cinta...
( masih kurindui tawa candamu kala itu )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar