oleh Saßitah Sûnyi pada 26 Juni 2011 pukul 12:12 ·
Dan
kata-katapun lelah terucap kala kisah yang kuukir indah tak mampu hiasi
kisi-kisi jiwamu. Atau bahkan mungkin kata-kataku taklah mampu memulas
warna indah selayak bianglala menyempurna tujuh warna, kala ceritaku tak
mampu masuki kedalaman palung jiwamu... Memang, aku bukanlah wangsa
yang mampu membelai pesona dengan kemewahan dunia... Dan aku hanyalah
aku. Serupa lintang selatan, sendiri memijar sunyi dihamparan jumantara
langit malam. Pun hanya mampu menggenggam segenggam wujud kesederhanaan
rasa; setia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar