oleh Saßitah Sûnyi pada 19 Agustus 2011 pukul 13:33 ·
Waktupun
terus mengukir kisah. Bahwa rindu tak mampu mengukir usang. Detik yg
mengulang menit,bahkan lambai lingkaran jarum jampun terseok tak lesu
kala mengingat senyummu... Ada sapa manjamu, pun ada jua kata dewasamu
yg mampu endapkan elegi sajakku... Dan letih masaku tak merenai ringkih
rasaku tuk memanja temu akan hadirmu... Sebab, kita hanyalah jiwa-jiwa
dibelantara maya yg nyata menyulam ceritera sanjak asmarandana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar