oleh Saßitah Sûnyi pada 22 September 2011 pukul 11:56 ·
Memahami rasa yang tak hendak mencumbu lara
Bahwa kemudian keambiguan tak jua pahami kesederhanaan hati.
Tak mengapa..
sebab wajar jika melabuhkan rasa dalam jiwa begini adanya
Remang malam kali ini memang tak mengelok indah
ada setangkup sesal diri kala senja meludah amarah
Namun biarlah usai sudah masalah yang mencecap resah, sebab tak elok memendam gundah
Selesaikan hingga menetas tuntas, biar esok,senyum mampu mencumbu ranum pesona pagi
kerlip yang sempat redup
pk 21.55 tepi malam
Bahwa kemudian keambiguan tak jua pahami kesederhanaan hati.
Tak mengapa..
sebab wajar jika melabuhkan rasa dalam jiwa begini adanya
Remang malam kali ini memang tak mengelok indah
ada setangkup sesal diri kala senja meludah amarah
Namun biarlah usai sudah masalah yang mencecap resah, sebab tak elok memendam gundah
Selesaikan hingga menetas tuntas, biar esok,senyum mampu mencumbu ranum pesona pagi
kerlip yang sempat redup
pk 21.55 tepi malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar