Rabu, 08 Februari 2012

Celoteh sang pemberani anak negeri


oleh Saßitah Sûnyi pada 27 Juni 2011 pukul 12:58 ·
Mari bicara tanpa perlu kata bijaksana tentang negeri yang katanya kaya raya. Saking kayanya hanya dengan sebatang kayupun mampu menyuapi mulut isi perut seluruh penghuni negeri. Atau bahkan kemilau emaspun terpampang menggunung gunung... Mari bicara memisuh tanpa perlu membuat rusuh tentang negeri yang santun. Bahwa MUNGKIN orang bijak selalu diam saat terkena tipuan. Saking bijaknya orang penghuni negeri mengatur aturan yang sebenarnya; PERATURAN DIBUAT UNTUK DI LANGGAR... Mari bicara yang seadanya begini adanya. Bahwa sebenarnya benar kita terlahir dari rahim ibu pertiwi yang terlihat nyeri. Bahwa sebenarnya benar bahwa kekayaan bunda nusantara raya hanya milik penguasa ! Kita hanyalah mainan para pejabat keparat laknat. Penjahat berdasi BERMUKA TAI hanya memperkaya diri sendiri. Koruptor bermain birokrasi tanpa miliki hati nurani ! Namun satu hal; kita harus tanamkan pada diri untuk tetap mencintai ibu pertiwi !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar